Ingin Bertemu Allah di Dunia? Inilah 3 Tempat yang Diberi Tahu Allah

Rasulullah saw bersabda, “sesungguhnya allah swt berfirman pada hari kiamat, ‘wahai anak adam, saya sakit dan juga engkau tidak menjenguk - ku? ’ dia menanggapi, ‘ya rabbi, gimana saya membesuk - mu dan juga engkau merupakan owner alam semesta? ’ allah swt menanggapi, ‘engkau mengenali hamba - ku sang fulan sakit dan juga engkau tidak menjenguknya, apakah engkau tidak mengenali, bila engkau tiba menjenguknya, engkau hendak menciptakan saya di sisinya’

‘wahai anak adam, saya meminta santapan padamu, namun engkau tidak memberi - ku santapan? ’ dia menanggapi, ‘ya rabbi, gimana saya memberi - mu santapan, sebaliknya engkau merupakan owner alam semesta? ’ allah swt menanggapi, ‘apakah engkau tidak mengenali kalau, hamba - ku sang fulan meminta santapan kepadamu, dan juga engkau tidak memberinya santapan, tidakkah engkau mengenali, bila engkau memberinya santapan, engkau hendak menciptakan saya di sisinya’

‘wahai anak adam, saya meminta minuman kepadamu dan juga engkau tidak memberi - ku minuman? ’ dia menanggapi, ‘ya rabbi, gimana saya memberi - mu minuman, sedangkan engkau merupakan tuhan owner alam semesta? ’ allah swt menanggapi, ‘hamba - ku sang fulan memohon minuman kepadamu, tetapi engkau tidak memberinya minuman, apakah engkau tidak mengenali, bila engkau memberinya minuman, hingga engkau hendak menciptakan saya di sisinya’ (hr muslim)

banyak orang mau berjumpa tuhan, tetapi tidak ketahui di mana tempatnya, karna benar tuhan tidak mempunyai tempat, karena ia merupakan bentuk maha gaib, tetapi mencermati hadis di atas, hingga pada dasarnya kita dapat berjumpa tuhan tiap dikala, dan juga bukan cuma berjumpa tuhan namun pula mampu mengobati - nya kala “sakit”, memberi - nya “makan” kala “lapar”, dan juga memberi - nya “minum” kala “haus”, dan juga seluruh itu mampu kita jalani dengan mengaplikasikannya terhadap saudara - saudara kita sesama manusia

islam merupakan agama yang berukuran vertikal dan juga horizontal, hablum minallah dan juga hablum minannas, ikatan dengan allahdan ikatan sesama manusia, tiap ajaran islam, pada dasarnya mempunyai kedua ukuran ini, walaupun acapkali kita menyangka ada ajaran - ajaran islam yang kental menampilkan hablum minallah, serupa salat, zikir, doa, namun terdapat pula yang kental dengan ukuran hablum minannas serupa zakat dan juga sedekah

3 persoalan tuhan pada hamba - nya dalam hadis di atas, melukiskan kepada kita kentalnya 2 ukuran islam tersebut, vertikal dan juga horizontal, yang mana allah swt menekankan kalau menjenguk orang sakit, berikan makan orang yang lapar, dan juga berikan minum orang yang haus, dari sudut pandang lahir, perihal itu membangun ikatan antar manusia, namun dari sudut pandang batin dan juga spiritual perihal itu membangun ikatan dengan tuhan, berikan makan orang yang lapar sama dengan berikan “makan” tuhan, hingga wajarlah bahwa nabi saw sempat bersabda, “tidak beriman seorang, kala dia tidur dengan kenyang, sedangkan tetangganya kelaparan”, dalam riwayat lain rasul bersabda, “kaum mukminin itu ibarat satu badan, bila terdapat yang sakit, hingga yang yang lain juga merasa sakit”, seperti itu empati persaudaraan yang berbasis pada nilai kemanusiaan dan juga ketuhanan

nabi mau mengantarkan pesan kepada kita, boleh aja kita salat siang dan juga malam, naik haji dan juga umroh berulang - ulang, tetapi seluruh itu tidak jadi fakta keimanan, bila kita memandang orang yang kelaparan, tetapi tidak terbersit sedikitpun di hati kita buat mengenyangkannya, bila memandang orang yang sakit, tidak terdapat kerasa empati kita pada penderitaannya, karena itu ujilah keimanan kita dengan mencermati kebutuhan sesama manusia, karenanya jenguklah orang - orang sakit di antara kita, berilah makan orang yang lapar di antara kita, dan juga berilah minum orang - orang yang haus di antara kita, inilah 3 tempat di mana kita hendak berjumpa tuhan dalam limpahan rahmat - nya




(sumber: liputanislam. com)

wdcfawqafwef