Inilah yang Terjadi pada Bumi Jika Allah Mewafatkan Orang-orang Shaleh dari Penduduk Bumi!

Inilah sabda rasulullah saw yang jadi isyarat dekatnya akhir era. orang - orang shalih yang faqih dan juga alim dalam ilmu syar’i amat sedikit jumlahnya. satu persatu dari mereka di wafatkan allah. rasulullah. saw bersabda, kiamat tidak hendak terjalin, sampai - sampai allah mengambil syariat - nya (orang - orang baik dan juga beragama) dari golongan penduduk bumi, sampai - sampai tinggallah disitu ‘ajajah (orang - orang nista yang tidak mempunyai kebaikan sedikitpun) yang tidak kenali yang makhruf dan juga tidak menolak kemunkaran.


dalam riwayat lain di sebutkan: hendak tiba sesuatu masa untuk manusia dimana mereka hendak menyaring sedemikian rupa sampai - sampai yang tersisa diantara mereka tinggallah orang - orang nista, janji - janji dan juga amanat - amanat mereka bercampur aduk dan juga mereka berselisih sampai - sampai jadi demikian, dia menyilangkan jari - jemarinya.

dari ibnu umar. ra, bersabda rasulullah. saw:

“ketahuilah diantara isyarat hari kiamat merupakan orang - orang jahat dan juga kejam di angkat jadi pemimpin, sebaliknya orang - orang opsi dihinakan. ketahuilah, diantara isyarat hari kiamat merupakan banyaknya perkataan kurang baik dan juga sedikitnya amal”.

riwayat lain: ketahuilah, diantara isyarat hari kiamat merupakan di bacakannya al - matsnah dan juga tidak terdapat seseorang juga yang mampu melarangnya. “maka di tanyakan kepada dia, “apa al - matsnah itu? di jawab dia, kitab - kitab yang di tulis tidak hanya al - quran. dalam riwayat lain (kitab - kitab yang di tulis tidak hanya kitabullah).

riwayat - riwayat diatas menggambarkan sesuatu masa yang hendak dirasakan oleh manusia akhir era nanti, dimana ilmu hendak di cabut dengan wafatnya mayoritas orang - orang shalih. dikala itu manusia menjadikan orang - orang bodoh bagaikan pemimpin yang berfatwa tanpa ilmu.

dari abdullah bin amr bin ash. ra, rasulullah bersabda:

allah. swt tidak sekalian mencabut ilmu dari hamba - nya, namun ia mencabut ilmu tersebut dengan di wafatkannya para ulama. sampai - sampai, tidak terdapat satu juga ulama yang tersisa. pada dikala seperti itu manusia mengangkut pemimpin dari mereka yang bodoh. pada dikala pimpinan yang bodoh tersebut di tanyai hingga para pemimpin tersebut membagikan fatwa tanpa bersumber pada ilmu, sampai - sampai mereka tersesat dan juga menyesatkan.

naudzubillah mindzalik mudah - mudahan allah senantiasa merendahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita dan juga tidak menjadikan kita hidup pada era dimana segala para alim ulama sudah tidak terdapat lagi. wallahu alam





(sumber: wajibbaca. com)

wdcfawqafwef