Kisah Nyata & Renungan Buat Para Mertua, Sayangi Menantu Perempuanmu... Yang Setuju Silahkan Share..!!

Seorang diri dalam penantian, menyepikan hati cuma buat seorang yang pantas buat menempati. ia yang berani setia, tidak cuma sekadar mengumbar perkata senang tanpa berani buat memastikan hari dimana kita dipersatukan. dipersatukan dalam sesuatu ikatan yang halal, ikatan 2 anak manusia yang berubah latar balik.

bila ia jodohku, jaga ia dalam kebaikan dan juga pertemukan kami di waktu yang pas. waktu dimana kita berdua betul - betul siap dan juga mantap buat memiliki status baru. tidak lagi bergantung dengan terdapatnya orangtua dan juga tanggung jawab hidup hendak kita pikul berbarengan.

jagalah kami dalam kebaikan, tidak apa silih berharap dan juga silih menghindari. karna jodoh tidak wajib senantiasa berbarengan saat sebelum kepelaminan. sibukan kami dalam kebaikan sampai - sampai kami siap dan juga kurang ingat lamanya penantian. penantian yang kadangkala membagikan keraguan dan juga hilangnya keyakinan bahwa kau merupakan jodoh yang dipersiapkan buat ku.

 wahai para mertua hormatilah menantu perempuanmu, karna kamu tidak sempat meng4ndungnya, menyu " suinya, terlebih menyekolahkannya, tetapi ia ikhlas meninggalkan orang tuanya mengabdi sampai mati buat anak laki2mu, terlebih ia ikhlas mereg4ng ny4wa buat meng4ndung dan mel4hirkan cucu penerus keturunanmu.. .
rumah mertua.. . .

tidak gampang buat seorang perempuan utk " tiba " sendirian ke satu keluarga baru..
kemudian wajib membiasakan diri sedemikian rupa..
supaya dapat hidup berbarengan keluarga baru itu juga
tidak gampang..
yang kerap berlangsung merupakan konflik batin..
tangis..

ketidak cocokan di banyak perihal, dan senantiasa bertahan buat orang yang dicintainya walaupun sebenarnya
ia stress! !

para pria kamu wajib tau..

istrimu rela meninggalkan ke - 2 orang - tua yg telah menyayanginya mulai semenjak kecil..
rela meninggalkan rumahnya yg merupakan tempat ternyamannya mulai semenjak kecil..
hanya buat menaati.. mengikutimu dan membahagiakanmu wahai suami.. .

dia hanya berharap kalian lah suami yang hendak jadi pengganti orang yang menyayanginya dan jadi tempat ternyamannya seusai meninggalkan rumahnya..

separuh dari suami mengerti perihal itu..
setengahnya lagi tidak mau tau hendak perihal itu..
jadi.. hargai perasaan istrimu.. sayangi istrimu.. jangan disakiti lagi dengan hal2 lain..
begitu.. ke - 2 dan juga bapaknya -  ayah dan juga bundanya' href='ibu dan juga bapaknya'>ibu dan juga bapaknya bapaknya'>ibu dan juga bapaknya mengizinkan dia menikah denganmu.. karna mereka berharap, engkau mampu membahagiakannya.. .
karna, bila istri telah senang, hingga tidak sulit menurutnya utk senantiasa menaatimu.. . suami.. . .
renungkan.. .





(sumber: jokowee. com)

wdcfawqafwef